(semesta & sang waktu)








Berkali-kali terjatuh pada gelapnya malam, 
berjuta mimpi yang pernah ku rangkai seakan hilang, 
Berkali-kali terjatuh pada ketidak berdayaan, 
angan yg perna ku miliki buyar seketika,
Hilang, 
kosong... 
pada kebebasan yg ku ingini, 
tapi yang di kirimkan malah sebaliknya... 
terdiam ya memang itu mampuku saat ini, 
terdiam ya itu sudah seharusnya,
Hendak egois dan memintah lebih, 
tapi rassa tak pernah mampu.. 
gelora yg membakar seakan raga ikut terbakar pada kesesakan,, 
dahi seakan ikut berkerut menatap ketidak pastian ,,
seakan iri pada kebebasan dunia, 
melenggang tanpa pamit juga tak akan peduli, 
sedangkan disini, 
seakan mati pada ketakberdayaan, 
hendak bangkit , lalu menelusuri lorong kesepian , 
aku tak akan pernah tahu , bagaimana jadinya nanti... 

hendak bertanya pada semesta ,
semesta yang selalu ada dan sedia ada sebelum semua ini,
tapi kali ini semesta seakan tak berdamai denganku,
Hendak meminta kepastian pada sang waktu ,
sang waktu yang selalu menjadi teman pada setiap sudut ruang yang mengatas namakan kepedihan dan kesendirian, untuk kali ini sang waktu seakan terbunuh bisu dari berjuta aksara yang tertanamkan dalam detak kehidupannya,,
menatap kosong,
terbunuh sepi,
pada kedua tatap yang seolah benar-benar ingin membuatku hilang.,
(semesta & sang waktu),
nanar tak membuat mereka runtuh dari pelototan yang seakan membunuh semua inderaku,, 
sendu tak membuat tatap itu layuh,
tatap yang selalu memujamu, tatap yang selalu menjadi bahan ocehan mata-matamu,
kini tatap itu hanyalah membuatmu patah, ya patah yang sesunggunya adalah saat tatap itu tak membuatmu kembali tenang...

dan keduanya hanya diam ,
terus terdiam dengan pelototan yang ku yakini hampir tak ada lorong untuk kembali berdamai, 
seolah membencih keberadaanku... 
semuanya seolah mati,
seolah tak mengingini apa yang menjadi harap seorang aku yang hampir ku puja-puja di kala senggang,
seolah tak ingin membuatku kembali hidup,
kembali hidup dari seteguk harap yang ku yakini,
kembali hidup dari secercah angan yang ku peluk, 
yang ku tahu aku hanyalah ingin memulai,,
berdamai...


                                                                       #agustus 18, 2020...
#SK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pergi tanpa kembali adalah pamit terbaik

ILUSI SEBUAH HATI

"DEAR LOVE"