(semesta & sang waktu)
Berkali-kali terjatuh pada gelapnya malam, berjuta mimpi yang pernah ku rangkai seakan hilang, Berkali-kali terjatuh pada ketidak berdayaan, angan yg perna ku miliki buyar seketika, Hilang, kosong... pada kebebasan yg ku ingini, tapi yang di kirimkan malah sebaliknya... terdiam ya memang itu mampuku saat ini, terdiam ya itu sudah seharusnya, Hendak egois dan memintah lebih, tapi rassa tak pernah mampu.. gelora yg membakar seakan raga ikut terbakar pada kesesakan,, dahi seakan ikut berkerut menatap ketidak pastian ,, seakan iri pada kebebasan dunia, melenggang tanpa pamit juga tak akan peduli, sedangkan disini, seakan mati pada ketakberdayaan, hendak bangkit , lalu menelusuri lorong kesepian , aku tak akan pernah tahu , bagaimana jadinya nanti... hendak bertanya pada semesta , semesta yang selalu ada dan sedia ada sebelum semua ini, tapi k...